Masuk Dapil Neraka, Detti Hadapi dengan Bismillah

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

30 November 2018 10:56 WIB
Politika | Rilis ID
Detti Febrina, caleg DPR RI apil Lampung I saat bertandang ke markas Rilislampung.id, Rabu (28/11/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Segan PS
Rilis ID
Detti Febrina, caleg DPR RI apil Lampung I saat bertandang ke markas Rilislampung.id, Rabu (28/11/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Segan PS

RILISID, Bandarlampung — Daerah pemilihan (dapil) Lampung I sering disebut ’dapil neraka’ lantaran banyak politisi senior maupun petahana yang maju dari sini.

Sebut saja beberapa sekretaris jenderal (sekjend) partai atau petahana perempuan seperti Aroem Hadiatie asal Partai Golkar yang maju dari Lampung I.

Meski begitu, Detti Febrina yang juga caleg DPR RI dari PKS mengaku tak gentar menghadapi. Ia tetap yakin akan memenangkan pertarungan dan terpilih.

Apa dasar keyakinan Detti menang? ”Kita yakin aja deh, Bismillah. Saya punya modal jejaring dan lainnya. Rutin sosialisasi di kabupaten/kota bahkan door to door,” bebernya saat acara Rilis Corner di markas Rilislampung.id, Rabu (28/11/2018).

Saat ini ia rajin bersosialisasi. Sudah 70 persen dapilnya ia datangi. Dukungan penuh dari keluarga pun menjadi modalnya untuk semakin pede.

Dia juga kian yakin karena di PKS antara satu caleg dengan lainnya saling bergandengan tangan, tidak menjatuhkan.

”Misal dengan caleg DPR RI nomor satu, Pak Almuzzammil Yusuf. Saya sering sharing dan berkomunikasi. Pokoknya kalau di intern klir-lah,” paparnya.

Ketua Departemen Riset dan Monitoring DPP PKS ini

Mengaku sempat berfikir ketika akan diberikan nomor urut oleh partainya. Dia akhirnya memilih nomor 8. Mengapa?

”Tadinya dikasih pilihan nomor urut 2 atau 3. Tapi karena lihat masyarakat lebih melihat nomor sesuai partai, ya saya pilih nomor urut 8,” ceritanya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya