Lampung Masuk 15 Besar Provinsi Paling Rawan

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

25 September 2018 21:39 WIB
Politika | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Sulis Wanto
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Sulis Wanto

RILISID, Bandarlampung — Lampung masuk dalam 15 besar provinsi paling rawan dalam Pemilu 2019. Ini berdasarkan hasil indeks kerawanan pemilu (IKP) yang dirilis Bawaslu RI belum lama ini.

Lampung menempati rangking 13 nasional dengan skoring 49,56. Sementara posisi lima teratas ditempati Papua Barat 52,83; Jogjakarta 52,14; Sumatera Barat 51,21; Maluku 51,02; Sulawesi Tenggara 50,86.

Komisioner Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar mengatakan IKP 2019 merupakan upaya untuk melakukan pemetaan dan deteksi dini sebagai mekanisme early warning system terhadap berbagai potensi pelanggaran dan kerawanan untuk kesiapan menghadapi pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

“Kita akan koordinasikan kepada semua pihak untuk menjadikan IKP sebagai pencegahan kita agar potensi pelanggaran tersebut tidak terjadi di pemilu 2019, makanya harus diantisipasi sejak dini," katanya, Selasa (25/9/2018).

Menurut dia, IKP 2019 menitikberatkan pada empat dimensi utama yang dijadikan sebagai alat ukur yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berkualitas, dan bermartabat.

Keempat dimensi tersebut meliputi konteks sosial politik, penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil, kontestasi, dan partisipasi.

"Selain aspek penyelenggaraan dan kontestasi, persoalan kepemiluan yang tetap perlu menjadi perhatian sehingga potensial mempengaruhi kerawanan tinggi berturut-turut adalah isu hak pilih, kampanye, pelaksanaan pemungutan suara, ajudikasi keberatan pemilu, pengawasan pemilu, representasi gender dan representasi minoritas, serta proses pencalonan,” pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya