Koalisi dengan Golkar, PDIP Jabar: Peluangnya Besar
Anonymous
RILISID, — RILIS.ID, Bandung— Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) enggan menyebut sosok bakal calon gubernur dan Wakil gubernur untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.
Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat Abde Yuhana menjelaskan, partai berlambang banteng moncong putih itu dipastikan tetap berpegang pada skenario pemenangan yang sudah direncanakan tanpa terpengaruh dinamika partai yang muncul menjelang pendaftaran.
"Terkait pengumuman paslon Pilgub, ini menjadi domain DPP, tentunya kapan waktunya? Kemarin disampaikan Jawa Barat akan disampaikan di akhir bersama Jawa Tengah, sekitar Januari," ujar Abde, Selasa (19/12/2017).
Bahkan, dengan perkembangan yang muncul, menurut Abde, PDIP kembali mendapatkan pintu lebar membangun kekuatan politik dengan Golkar setelah dicabutnya dukungan kepada Ridwan Kamil.
Menurut Abde, komunikasi politik yang sempat hilang itu, kini akan kembali diperkuat dengan prioritas pemenangan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.
"Dengan ada dinamika politik terkait dengan Golkar menarik dukungan dari Ridwan Kamil, komunikasi yang sempat terputus antara PDIP dengan Golkar, akan terajut kembali. Jadi peluangnya besar," katanya.
Abde menambahkan, kans politik PDIP dan Golkar dalam konstelasi politik Pilgub Jawa Barat berada dalam kondisi seimbang.
"Dan kemungkinan besar berkoalisi di Pilgub Jawa Barat. kalau untuk 16 Kabupaten-Kota kan sudah keluar, seperti Ciamis, Banjar, Sumedang sudah resmi," terangnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
