Karena Badai, Distribusi Logistik Pilkada Ditunda
Anonymous
Sukadana
RILISID, Sukadana — Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat terpaksa menunda keberangkatan kapal cepat pengangkut logistik Pilkada ke kecamatan tersebut karena dihadang hujan badai dengan ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter, Jumat (22/6/2018).
Speed boat atau kapal cepat dengan dua mesin bertenaga 400 PK yang membawa logistik Pilkada sedianya berangkat pukul 14.00 WIB dari Dermaga Sukadana, ibu kota Kabupaten Kayong Utara.
Namun, akibat badai yang turun tiba-tiba, membuat keberangkatannya terpaksa ditunda.
"Kalau sudah putih 'jak' ombak tak berani berangkat," kata Sekretaris Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kapulauan Karimata, Katan Rajali, saat dihubungi di Sukadana, Jumat (22/6/2018).
Ketinggian gelombang yang lebih dari 2 meter dan disertai hujan dan angin akan membahayakan perjalanan, baik petugas dan logistik Pilkada.
"Kami pastikan batal berangkat, ditunda besok pagi," katanya.
Kondisi cuaca ekstrem seperti saat distribusi seperti ini, lanjut Katan Rajali, masih mungkin akan dijumpai lagi, karena dengan letak geografis yang berjauhan antar-pulau.
Logistik yang akan distribusikan terdiri dari kotak suara, surat suara, bilik suara, tinta, formulir, dan perlengkapan Pilkada Kayong Utara dan Pilkada gubernur Kalbar.
Di Kecamatan Kepulauan Karimata terdapat 3 desa dengan 10 tempat pemungutan suara (TPS) dengan DPT 2.241 pemilih.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
