Ini Komitmen Sandiaga Terkait Dana Kampanye
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Calon wakil presiden RI, nomor urut dua Sandiaga Salahuddin Uno, berkomitmen mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana kampanye.
"Auditor internal yang nanti mengawal transaksi uang masuk dan keluar," katanya di Jakarta, Selasa (2/10/2018).
Hal tersebut terkait dana partisipasi dari masyarakat untuk membantu biaya kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga.
Ia mencontohkan jika dirinya mendapat sumbangan dana dari kelompok emak-emak di waktu kampanye di Sumenep dengan nilai Rp2,570 juta dan dana yang masuk ini setiap rupiahnya bisa diidentifikasi.
"Kita mesti meyakini bahwa mereka betul-betul memberikan sumbangan untuk perjuangan dan mereka ikhlas dan kita junjung tinggi tansparansi dan akuntabilitas," kata cawapres yang didukung oleh Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat.
Pola penggalangan dana pun akan dibuat secara partisipatif dan kolaboratif.
Selain itu pasangan Prabowo-Sandiaga akan memaksimalkan sumber-sumber internal yang mereka miliki berdua.
"Hal itu menggugah hati kita untuk terus berjuang dan kita pstikan bahwa amanah ditunaikan sebaik-baiknya," kata Sandiaga.
Ketika melaporkan dana awal kampanye ke KPU, jumlah untuk pasangan Prabowo-Sandiaga sebesar Rp2 miliar.
Sementara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebesar Rp11 miliar.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
