Hadir di Ijtimak Ulama II, Prabowo Bakal Tanda Tangan Pakta Integritas?

Elvi R

Elvi R

Jakarta

16 September 2018 13:45 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menghadiri Ijtimak Ulama II di Jakarta, Minggu siang (16/9/2018)

Prabowo tiba sekitar pukul 13:00 WIB dengan mengenakan pakaian jas warna krem muda dan mengenakan kacamata sementara Zulkifli Hasan tiba dengan mengenakan jas berwarna biru. Kedatangan Prabowo tidak bersama dengan Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno.

Sebelumnya, mantan Danjen Kopassus tersebut juga menghadiri Ijtimak Ulama I yang berlangsung pada akhir Juli di Jakarta.

Dalam Ijtimak Ulama kala itu, direkomendasikan dua nama calon wakil presiden yaitu Ustad Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri.

Namun, dalam perkembangannya kemudian nama Sandiaga Uno yang mendampingi Prabowo, menjadi calon wakil presiden.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ustadz Yusuf Muhammad Martak mengatakan, dalam konferesi pers, mengatakan, Ijtimak Ulama II akan memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dengan keharusan menandatangani pakta integritas yang dihasilkan dalam sidang Ijtimak Ulama II tersebut.

"Ijtimak ini rangkaiannya adalah penandatanganan pakta integritas, apabila pakta integritas ditandatangani berarti ada keseriusan Bapak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan menjalankan komitmennya semua yang di rekomendasikan melalui pakta integritas yang disampaikan oleh ijtima ulama, tatkala itu akan di tandatangani maka otomatis dukungan akan diberikan ke Bapak Prabowo," katanya dalam konferensi pers awal di sela-sela Ijtimak Ulama II.

Ia menyampaikan, seluruh langkah-langkah yang diambil GNPF dan Ijtimak Ulama telah dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan Habib Rizieq Syihab di Mekah, Arab Saudi.

Sementara itu, Yusuf mengatakan, dukungan ke Prabowo-Sandiaga tidak bertentangan dengan Ijtimak Ulama yang merekomendasikan Salim Segaf Al Jufri dan Ustad Abdul Somad sebagai calon wakil presiden.

Menurut dia, pada Ijtimak Ulama I menginginkan pergantian presiden dalam Pemilu 2019. "Ijtimak Ulama II saya kira tetap konsisten," ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya