Dinyatakan Tak Kredibel, Ini Jawaban "Dingin" Direktur Rakata

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

14 Mei 2018 19:21 WIB
Elektoral | Rilis ID
Direktur Eksekutif Rakata Institute saat mengundang konferensi pers media di El's Coffee Lampung Walk, Senin (14/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman
Rilis ID
Direktur Eksekutif Rakata Institute saat mengundang konferensi pers media di El's Coffee Lampung Walk, Senin (14/5/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman

RILISID, Bandarlampung — Direktur Eksekutif Rakata Institute, Eko Kuswanto, melakukan perlawanan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung dengan caranya sendiri. Ini setelah KPU lewat sidang dewan etik memutuskan lembaga survei itu tidak kredibel (baca: Dewan Etik Putuskan Tak Kredibel, Rakata Pilih Konpers).

Eko menerangkan dirinya tidak menghadiri tiga kali sidang dewan etik KPU lantaran sedang menanti keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Rakata sebelumnya memang melaporkan KPU ke DKPP atas dugaan melanggar kode etik penyelenggara pemilu.

"Menurut saya, KPU terburu-buru membentuk dewan etik. Makanya saya tidak hadir saat sidang karena sedang menunggu hasil keputusan DKPP atas laporan saya," kata Eko kepada wartawan di El’s Coffee Lampung Walk, Bandarlampung, Senin (14/5/2018).

Dalam kesempatan itu, Eko mengakui saat merilis hasil survei Rakata Institute beberapa waktu lalu hanya mengundang tujuh media. Penyebabnya, lantaran Eko cuma punya nomor telepon mereka (baca: Hanya Undang 7 Media, PWI dan AJI Sesalkan Rakata Institute).

"Tapi secara aturan Rakata Instute hanya mengundang tujuh media itu tidak masalah. Hal ini saya ketahui setelah berkonsultasi ke Dewan Pers, belum lama ini," terang Eko.

Dia jujur mengakui saat itu sempat kecewa dengan pemberitaan salah satu media menyangkut kehidupan pribadinya. Padahal, media dimaksud biasa mengkoordinir media lain untuk hadir dalam rilis Rakata Institute.

”Saya tersinggung. Makanya rilis berikutnya saya hanya mencari media yang ada di kontak hp (handphone) saya," ungkapnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya