Dialog dengan Ganjar Pranowo, Nelayan TPI Lempasing Keluhkan Tak Punya Jamban

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

25 Oktober 2023 15:22 WIB
Politika | Rilis ID
Bacapres Ganjar Pranowo saat berdialog dengan nelayan di TPI Lempasing Bandarlampung, Rabu (25/10/2023). Foto: Sulaiman
Rilis ID
Bacapres Ganjar Pranowo saat berdialog dengan nelayan di TPI Lempasing Bandarlampung, Rabu (25/10/2023). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Bakal Calon Presiden dari PDIP Ganjar Pranowo melakukan dialog interaktif dengan para nelayan di TPI Lempasing Bandarlampung, Rabu (25/10/2023).

Di dalam dialog, Ganjar mendengarkan keluhahan dari salah satu warga setempat yang mengeluhkan sulitnya akses air, dan tidak ada tempat untuk buang air. 

Keluhan tersebut disampaikan ibu Carem, menurutnya di kampung nelayan ini sangat sulit mendapatkan air bersih, dan juga warga banyak yang tidak memiliki toilet. 

"Jadi kami warga, kebanyakan buang air ke laut," ujarnya.

Mendengar keluhan tersebut, Ganjar Pranowo kaget karena di tengah kota seperti masih ada wilayah yang tidak memiliki toilet.

"Nanti akan dibuatkan toilet komunal, sehingga bisa di rawat, dan warga bisa iuran untuk menjaga kebersihannya," kata dia.

Selain soal toilet, Salah satu nelayan Harun mengeluhkan sulitnya membuat dokumen kapal seperti PAS kecil dan SIPI. 

Selain mengurus surat, pihaknya juga keluhkan masa waktu surat yang berbeda-beda. Seharusnya ada kantor layanan seperti Samsat sehingga para nelayan tidak perlu jauh-jauh membuat surat.

Mendengar keluhan tersebut, Ganjar langsung meminta kepada Ketua Kelompok nelayan untuk menghitung berapa jumlah kapal yang belum memiliki surat.

"Kalau bisa besok datanya sudah ada, biar nanti saya akan telepon langsung ke Mentri Kelautan. Serahkan nomor telepon bapak ke staff saya," ujarnya.  

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Dialog Nelayan

Ganjar Pranowo

Nelayanan Keluhkan Tak Punya Jamban

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya