Demokrat: Dukungan Ijtimak Ulama Kunci Kemenangan Prabowo-Sandi
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, meyakini dukungan Ijtimak Ulama II dapat menyumbang 15 persen suara bagi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.
"Ini sebuah energi baru yang memperkuat mesin pemenangan Prabowo-Sandi," ujar Ferdinand di Jakarta, Senin (17/9/2018).
Ferdinand mengalkulasi pengaruh suara Ijtimak itu sebesar lebih dari 15 persen pemilih kepada Prabowo-Sandi. Sedangkan, kemenangan seluruhnya bisa mencapai total suara di atas 55-60 persen.
Menurutnya, hasil Ijtimak Ulama II yang menyepakati pakta integritas adalah kunci kemenangan yang akan diraih Prabowo-Sandi
"Jadi Ijtimak Ulama tersebut adalah salah satu kunci kemenangan Prabowo-Sandi," katanya.
Diketahui, Ijtimak Ulama II ini merupakan penegasan sikap terhadap dukungan kepada calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2019 mendatang.
Ijtima Ulama II memutuskan secara resmi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Prabowo Subianto.
"Kita, di tempat ini, Ijtima Ulama yang kedua dan Pakta Integritas yang telah kita tanda tangani akan kita serahkan kepada paslon Prabowo Subianto," kata Ketua GNPF Ulama, Muhammad Yusuf Martak di Jakarta, Minggu (16/9) kemarin.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
