Deklarasi Pemilu Damai, Polresta Bandar Lampung Ajak Masyarakat Ikut Berperan
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Polresta Bandarlampung menggelar Deklarasi Pemilu Damai 2024 bersama forkopimda, partai politik peserta pemilu, penyelenggara pemilu, pengawas pemilu, relawan capres-cawapres, Selasa (14/11/2023).
Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto, Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan dalam berpolitik, dalam berdemokrasi di Indonesia.
Sebagai langkah pengamanan Pemilu 2024, pihaknya bersama TNI dan instansi terkait telah menggelar Operasi Mantap Brata 2023-2024.
Operasi ini, telah dilakukan sejak 19 Oktober sampai 20 Oktober 2024 dengan jumlah personil sebanyak 756 personil Polresta dan dimung 30 personil Kodim 0410/KBL.
"Operasi ini untuk memastikan seluruh tahapan Pemilu berjalan aman, lancar dan tertib," katanya.
Kombes Pol Ino mengungkapkan, berdasarkan rilis Bawaslu RI, Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang disampaikan Mabes Polri Bandar Lampung masuk kategori rawan tinggi dalam hal money politics dan Netralitas ASN.
Hal ini menjadi atensi, oleh karena itu Pihaknya telah melakukan pemetaan dan identifikasi terhadap lokasi-lokasi TPS kategori rawan di seluruh Kota Bandar Lampung.
"Keamanan di Pemilu 2024 ini merupakan tanggungjawab bersama. Kita yakin karena kita memiliki bekal pengalaman dari Pemilu sebelumnya," katanya.
Tetapi, Ino mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menganggap remeh Pemilu 2024. Sehingga, persiapan dan perencanaan, pengorganisasian dalam semua tahapan pemilu harus menjadi perhatian bersama.
"Pesta demokrasi bukan hanya tanggungjawab pemerintah maupun penyelenggara, dan peserta Pemilu, seluruh elemen masyarakat harus turut andil demi suksesnya Pemilu," tandasnya.
Deklarasi Pemilu Damai
Polresta Bandar Lampung
Pemilu 2024
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
