Caleg Lampung Ini Pernah Hidup Miskin dulunya, Tapi Sekarang...
Anonymous
Lampung
RILISID, Lampung — Matanya mendadak sendu. Ia sempat menunduk sesaat dengan tatapan kosong yang seolah melompati waktu ke masa puluhan tahun silam. Barulah ia mengangkat kembali kepalanya sambil menghela nafas dalam-dalam.
"Walau perut lapar, mesti berpendidikan," kata Ilham Mendrofa dengan suara yang agak berat.
Berbeda dengan sekarang, Ilham sudah hidup berkecukupan. Pria desa asal Gunungsitoli, Sumatera Utara itu kini tercatat sebagai calon legislatif (caleg) Partai Demokrat.
Namun, bukan tanpa perjuangan untuk sampai ke titik tersebut. Ilham lahir dari keluarga yang sulit. Almarhum bapaknya, Alidar Mendrofa, cuma seorang PNS berpenghasila pas-pasan yang juga nyambi pekerjaan sebagai petani.
Sedangkan, sang ibu, almarhumah Nilam Sari Aceh cuma seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari lebih fokus untuk mengurus empat orangnya, termasuk Ilham.
Ilham kecil dan keluarga tinggal di sebuah kampung kecil, Desa Olora namanya. Tidak ada listrik dulunya. Untuk bisa sampai ke Medan harus menyeberangi laut sampai 10 jam.
Ilham mengalami fase anak kecil di mana semua akses tidak ada. Untuk ke pasar naik angkutan pedesaan butuh dua jam karena jalan dan jembatan rusak.
"Lain dengan sekarang yang cuma perlu 15 menit," ujar Ilham.
Ilham bersyukur dalam proses kehidupannya, dia lolos dari lubang jarum itu. Perjalanan takdir akhirnya justru membuatnya berjarak dengan kemiskinan.
"Semua karena bapak selalu memberikan doktrin agar anak-anaknya memiliki pendidikan tinggi," kata Iham.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
