Universitas Teknokrat Indonesia Kembangkan Aplikasi Pegawai Non-ASN di Polda Lampung

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandar Lampung

5 Mei 2026 09:29 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandar Lampung — Program Studi S1 Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia mengembangkan aplikasi kepegawaian untuk pegawai non-ASN di lingkungan Polda Lampung belum lama ini.

Aplikasi yang dikembangkan mahasiswa kampus Sang Juara--julukan UTI, Juhen Hendry, diberi nama SIPNONA atau Sistem Informasi Pegawai non-ASN.

Juhen Hendry menyelesaikan proyek ini sebagai bagian dari tugas akhir sekaligus implementasi kompetensi akademik yang diperoleh selama perkuliahan.

Pengembangan SIPNONA di bawah bimbingan dosen UTI Dr. Sc. Dedi Darwis, M.Kom. Bimbangan diberikan sejak tahap identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan sistem, pembangunan aplikasi, pengujian, hingga implementasi.

Aplikasi SIPNONA dirancang sebagai solusi digital untuk mendukung tata kelola pegawai non-ASN agar lebih modern, cepat, akurat, dan terintegrasi. Sistem ini memiliki berbagai fitur penting seperti pendataan pegawai, pengunggahan dokumen administrasi, pengelompokan unit kerja, monitoring status pegawai, validasi data, serta penyajian laporan yang dapat diakses secara efisien.

Selama ini, pengelolaan data Pegawai Non ASN di berbagai satuan kerja dan satuan wilayah masih banyak dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang belum terintegrasi secara optimal. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan proses administrasi, duplikasi data, serta kesulitan dalam penyusunan laporan.

Melalui SIPNONA, proses tersebut dapat dilakukan secara digital sehingga meningkatkan efektivitas kerja dan kualitas layanan administrasi.

Sistem ini diharapkan dapat menjadi pusat data pegawai non-ASN yang valid dan mudah diakses sesuai kewenangan masing-masing satuan kerja dan satuan wilayah.

Pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project based learning) yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia PTS Terbaik Asean terbukti mampu mendorong mahasiswa menghasilkan karya inovatif dan aplikatif.

Selain itu, capaian ini menegaskan bahwa kurikulum Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia selaras dengan kebutuhan industri, pemerintahan, dan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori di ruang kelas, tetapi juga kompetensi praktis seperti analisis kebutuhan sistem, pemrograman, desain basis data, manajemen proyek TI, keamanan sistem, user experience, hingga implementasi solusi digital di lapangan.

Menampilkan halaman 1 dari 4
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Universitas Teknokrat Indonesia

Aplikasi Pegawai Non-ASN

Polda Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya