Berkongsi dengan PDIP, SBY: Demokrat Tak Antikoalisi
Anonymous
RILISID, — RILIS.ID, Jakarta— Partai Demokrat mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimun sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Tengah, dengan koalisi PDIP dan PPP.
"Untuk Jateng kami mengusung pasangan calon Gubernur saudara Ganjar Pranowo, Gubernur incumbent. Kemudian calon wakilnya Taj Yasin Maimun, anggota DPRD Jateng," katanya dalam konfrensi pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Minggu (7/1/2017).
SBY tak mengatakan secara gamblang alasan mengusung Ganjar yang merupakan kader PDIP. Namun di awal pidato pembukaannya, ia memaparkan, dalam mengusung pasangan calon, partainya memiliki pertimbangan yang matang.
Salah satu pertimbangannya ialah elektabilitas. Menurutnya, Partai Demokrat tak memungkiri mempertimbangkan elektabilitas seseorang meskipun bukan kadernya.
"Tentu dengan catatan elektabilitasnya bisa bersaing. Meskipun kader sendiri kalau elektabilitas rendah kami nggak memaksakan," katanya.
SBY juga menegaskan, partainya tidak antikoalisi dengan partai manapun. Termasuk dengan PDIP yang kerap 'berseteru' dengan Demokrat.
"Demokrat siap berkoalisi dengan partai manapun. Masa gara-gara partai berbeda lantas tidak bisa bersatu," tuturnya.
Sebelum Partai Demokrat umumkan pasangan calon di Jateng, PDIP lebih dulu mengumumkan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin melalui konfrensi pers yang dipimpin langsung oleh Megawati Soekarnoputri.
"Untuk Jateng, tetap Pak Ganjar Pranowo," kata Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1).
Megawati lalu mengumumkan nama Taj Yasin sebagai cawagub untuk mendampingi Ganjar. Namun, pria yang akrab disapa Gus Yasin ini tidak hadir di Kantor DPP PDIP.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
