Terungkap, Peserta Diksar Mahepel Unila Jalan Kaki 5 Jam, Pratama Wijaya Hampir Pingsan Tetap Dipaksa Ikut

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

18 Juni 2025 19:27 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Pratama Wijaya Kusuma, mahasiwa Unila yang meninggal dunia usai mengikuti Diksar Mahepel. Foto: ist
Rilis ID
Pratama Wijaya Kusuma, mahasiwa Unila yang meninggal dunia usai mengikuti Diksar Mahepel. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Terungkap, kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Ekonomi Pecinta Lingkungan (Mahepel) Unila diwarnai berbagai aksi kekerasan oleh panitia.

Para peserta Diksar dipaksa berjalan kaki mendaki gunung dan masuk hutan selama 5 jam di daerah Talang Mulyo Pesawaran.

Bahkan peserta yang sudah tak mampu berjalan dan hampir pingsan tetap dipaksa ikut dan tidak diizinkan pulang.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Investigasi Unila, Prof. Novita Teresiana dalam konferensi pers di Gedung Rektorat Unila, Rabu (18/6/2025).

Prof. Novita Teresiana menyebut diksar Mahepel dari awal sudah bermasalah, yaitu rundown yang dilaporkan ke Fakultas tidak sesuai dengan kegiatan di lapangan.

Kemudian panitia mengaku sudah disiapkan tim medis untuk membantu kalau ada peserta yang sakit atau dicera, namun ternyata tidak berjalan.

“Rundown itu ternyata berbeda, dan itu sudah kita verifikasi dengan peserta. Begitu juga tim medis dalam kegiatan itu ternyata tidak ada yang mengelola,” kata Prof. Novita.

Pada fase keberangkatan, rombongan diksar masuk ke kawasan desa di pinggir hutan kemudian berjalan 5 jam ke tengah hutan keesokan harinya. Keberangkatan itu juga tak sesuai dengan rundown.

Saat keberangkatan itu, salah satu peserta, Pratama Wijaya (almarhum) sudah tidak mampu melanjutkan perjalanan, tapi tetap dipaksa ikut.

“Di awal keberangkatan itu almarhum (Pratama) sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Dalam proses perjalanan itu sudah dibopong oleh kawan-kawannya,” jelas Prof. Novita.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Diksar Mahepel

mahasiswa Unila

Polda Lampung

investigasi Unila

Ormawa Unila

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya