Miris! Tawuran Pelajar di TMP Balik Bukit Ada yang Bawa Celurit
Anton Suryadi
Daerah
Kasat Reskrim Polres Lambar Iptu Juherdi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan sampai saat belum ada laporan resmi atas kejadian tersebut.
Meski begitu, pihak kepolisian berkomitmen akan menindaklanjuti kasus tawuran dan memanggil pihak sekolah yang diduga siswanya terlibat dalam perkelahian tersebut.
Aksi anarkis tersebut juga menuai kecaman keras dari masyarakat, terutama warganet di medsos dengan beragam komentar yang dipenuhi rasa geram dan kecewa.
“Parah banget. Masa tawuran di Makam Pahlawan. Tempat itu kan sakral,” tulis seorang netizen.
“Sedih lihat anak-anak sekarang. Bawa-bawa celurit segala. Ini sudah sangat membahayakan,” timpal akun lainnya.
Sejumlah warga juga menilai fenomena ini mencerminkan lemahnya pengawasan, baik dari pihak sekolah maupun orang tua.
Mereka mendesak ada langkah cepat untuk mencegah tawuran berulang.
“Kalau dibiarkan, nanti bisa lebih parah lagi. Jangan sampai ada korban nyawa,” kata seorang tokoh masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah, baik SMPN 1 Sekuting Terpadu maupun SMPN 1 Liwa. (*)
Tawuran
Lampung Barat
Remaja Di bawah umur
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
