Banjir di Pemangku Gunung Sari Lambar, Ada Rumah Hanyut dan Puluhan Warga Diungsikan
Anton Suryadi
Lampung Barat
BPBD Lambar juga mendirikan posko darurat di kawasan Gunung Sari dengan menurunkan personel, logistik, serta peralatan pendukung penanganan bencana.
“Kami sudah koordinasi dengan Pusdalops dan satgas di lapangan. Upaya utama kami adalah menyelamatkan warga dan memenuhi kebutuhan darurat,” terang Mekal.
Selain BPBD, tim dari Satpol PP serta aparat setempat ikut dikerahkan membantu proses evakuasi, mengatur jalur aman, sekaligus mendampingi warga terdampak.
Namun, kondisi di lapangan masih sulit karena jalan penghubung ke Pekon Banding Agung tidak bisa dilalui kendaraan karena tertutup material longsor.
Hingga pukul 20.55 WIB, hujan masih mengguyur lokasi dan debit air memang mulai surut, namun alirannya tetap deras dan berpotensi meluap kembali bila hujan berlanjut.
Tim gabungan terus menyisir kawasan terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak di rumah dan mengevakuasi warga yang masih memilih bertahan.
“Solidaritas masyarakat cukup tinggi, banyak warga saling membantu proses evakuasi bersama tim gabungan,” ujar Mekal.
Pemerintah Kabupaten Lambar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.
BMKG sebelumnya juga telah memperingatkan adanya potensi hujan lebat di wilayah Lampung Barat beberapa hari ke depan. (*)
Lambar
Banjir Bandang
mengungsi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
