Duduk Bareng, Gubernur hingga Kapolda Lampung Dengarkan Aspirasi Mahasiswa
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin 1 September 2025, berujung pada pertemuan langsung dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Didampingi Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika serta Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar. Gubernur Mirza mendengarkan secara langsung sepuluh tuntutan yang dibacakan mahasiswa.
Adapun poin-poin aspirasi tersebut di antaranya mendesak pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset, pemotongan gaji dan tunjangan anggota DPR, pemecatan menteri bermasalah, hingga tuntutan reformasi di tubuh Polri.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti isu pendidikan, kesejahteraan buruh dan dosen, agraria di Lampung, serta penolakan terhadap pasal-pasal bermasalah di RKUHAP.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dengan menyampaikan langsung ke Presiden.
“Kami siap memperjuangkan aspirasi adik-adik ke Presiden agar benar-benar bisa ditindaklanjuti,” ujar Rahmat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang menggelar aksi dengan tertib.
“Terima kasih sudah menjaga suasana kondusif. Mari sama-sama kita jaga Lampung ini,” tambahnya. (*)
Demo
DPRD Lampung
Gubernur Mirza
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
