Banjir dan Longsor Terjang Suoh, Puluhan Hektare Tanaman Padi Rusak
Anton Suryadi
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Bencana banjir disertai tanah longsor, melanda kawasan Pemangku Kali Bening Barat dan Timur, Pekon Tugu Ratu, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat (Lambar).
Hal itu terjadi pasca hujan lebat dengan intensitas tinggi pada Senin (8/9/2025) sejak siang hingga malam hari.
Informasi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar, pada pukul 20.49 WIB banjir terjadi akibat meluapnya aliran Way Sekandak yang membawa material kayu dan batu dari longsoran ke hulu.
Akibatnya, sumbatan pada aliran sungai menyebabkan air meluber ke permukiman dan lahan pertanian di sekitar Kali Bening Barat maupun Timur.
Akibat bencana tersebut, satu rumah warga di Pemangku Kali Bening Barat tertimbun material longsor dan akses jalan penghubung tertutup.
Sementara itu, di Pemangku Kali Bening Timur kerusakan lebih parah yakni sebanyak satu unit masjid dan dua unit rumah dilaporkan tergerus derasnya arus sungai.
Sektor pertanian pun tak luput dari bencana dan laporan sementara menyebutkan sekitar 50 hektare areal persawahan terendam banjir.
Tanaman padi yang sedang dalam masa tumbuh, dipastikan terancam gagal panen.
“Kerugian cukup besar, karena tanaman padi di lahan tersebut rusak dan gagal panen,” ujar salah seorang petugas Pusdalops BPBD Lambar, Selasa (9/9/2025).
Menyikapi laporan itu, tim BPBD segera berkoordinasi dengan satgas wilayah, camat, Babinsa, Babinkamtibmas, hingga peratin setempat.
Lambar
Banjir
Sawah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
