Riana Dianugerahi Penghargaan Perempuan Inspiratif Bidang Sosial dari IKWI Lampung
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Riana Sari Arinal dianugerahi IKWI Award 2022 sebagai Perempuan Inspiratif Bidang Sosial di Hotel Sheraton, Bandarlampung, Sabtu (16/7/2022).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Lampung Yenni Puspasari didampingi Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah dalam talk show bertema "Peran Ibu dalam Pencegahan Stunting".
"Terima kasih atas penghargaan ini. Semoga ini menjadi inspirasi bagi ibu-ibu dan seluruh perempuan di Lampung bahwa sesungguhnya perempuan bisa ikut terlibat dalam pembangunan," ujar Riana.
Menurut istri Gubernur Lampung itu, para perempuan bisa ikut terlibat dalam pembangunan seperti bersinergi dengan program pemerintah yang ada di sekitar tempat tinggal masing-masing.
"Dan juga bisa melalui keaktifan ibu-ibu dalam organisasi masing-masing apa pun itu seperti pengajian, jumat bersih atau pun menjadi kader PKK," katanya.
Riana juga mengajak para perempuan dan semua pihak untuk ikut terlibat bersama-sama menurunkan angkat stunting di Lampung hingga mencapai angka nol atau zero stunting.
Ditambahkannya, semua pihak memiliki peran untuk menjadikan anak-anak untuk tumbuh sehat secara fisik dan mental, berkarakter kuat dan anak-anak yang akan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang.
"Ayo semua bergerak baik itu, bidan desa, kader PKK, posyandu dan semua yang terlibat, kita bersama-sama ingin menjadikan Lampung zero stunting," ujarnya.
Sebagai informasi, Riana bersama organisasi yang ia pimpin sangat aktif berkontribusi untuk membantu warga dan memiliki program-program yang menyentuh langsung ke masyarakat.
Seperti program Siger (Saatnya Ikut Bergerak Untuk Rakyat yang Membutuhkan) yaitu aksi berbagi untuk untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Riana
Penghargaan
Perempuan Inspiratif Bidang Sosial
IKWI Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
