Peternak Ayam Keluhkan Mahalnya Pakan, Feedmill Angkat Tangan
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
"Kita impor bungkil kedelai yang harganya sudah tinggi berkisar USD50 per ton sehingga sulit menekan biaya produksi," paparnya.
Sedangkan, Kusnardi menilai kondisi ini juga terjadi lantaran persaingan antar daerah.
Karenanya, petani jagung dan feedmill harus terintegrasi dalam satu korporasi sehingga lebih efisien dalam distribusi pakan ternak.
"Kami akan terus memantau harga pakan dan telur untuk bersama mengatasi permasalahan ini," tandasnya. (*)
Harga Pakan Ayam Petelur
Ketat Sejahtera Mandiri
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
