Gunung Anak Krakatau Erupsi 7 Kali di Awal Agustus

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

3 Agustus 2022 14:58 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Ilustrasi
Rilis ID
Ilustrasi

RILISID, Bandarlampung — Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali erupsi sebanyak 7 kali sejak Selasa 2 Agustus hingga Rabu (3/8/2022).

Dari situs resmi magma.esdm.go.id tercatat sedikitnya GAK mengeluarkan material vulkanik sebanyak 7 kali dengan ketinggian kolom abu rata-rata 500 Meter hingga 2 Kilometer.

Sebelumnya, gunung api yang terletak di selat Sunda tersebut terkahir menunjukan aktivitasnya pada Senin 18 Juli 2022 lalu. 

Dengan aktivitas tersebut, status GAK masih berada di level III dengan status siaga.

"Masyarakat dilarang mendekati gunung dengan radius 5 kilometer dari kawah," tulisnya.

Berikut rincian catatan erupsi GAK yang terjadi pada 2- 3 Agustus 2022:

1. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 15:49 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak (± 1657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 33 mm dan durasi 32 detik.

2. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 18:35 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak (± 357 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 99 detik.

3. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 19:06 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 45 mm dan durasi 95 detik.

4. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 22:49 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 54 mm dan durasi 66 detik.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Gunung Anak Krakatau

Erupsi

Selat Sunda

Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya