Gandeng KLH, KSAL Ikut Monitor Pencemaran di Perairan Panjang
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono ikut menanggapi pencemaran di Perairan Panjang, Bandarlampung.
Hal ini ia sampaikan dalam kunjungannya ke Provinsi Lampung untuk meresmikan gedung baru Mako Lanal, Rabu (9/3/2022).
Yudo sekaligus mengesahkan beroperasinya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Jenis Angkut Tank (AT) KRI Teluk Palu – 523.
Yudo menyebutkan dalam mengatasi masalah-masalah kelautan seperti keamanan hingga pencemaran laut, pihaknya selalu berpatroli.
"Tentunya jika ada hal seperti ini harus segera dilaporkan. Pasti ada unsur-unsur yang mengamankan di sini l, yang bisa melaksanakan penegakkan hukum," tandas Yudo.
Ia karenanya meminta masyarakat untuk segera menginformasikan jika mengetahui hal-hal seperti itu.
"Sebab, kita tidak bisa memantau seluruh wilayah secara penuh tanpa adanya kerja sama masyarakat," bebernya.
Ia berjanji memeriksa masalah pencemaran yang diungkap Walhi Lampung ini. Pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup.
"Sampel limbah perlu dicek di laboratorium. Jika ada oknum yang bertanggungjawab mesti segera ditangkap," tandasnya.
KSAL
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
