Dikabarkan Disandera, Mantan Rektor Institut Maritim Kedaton: Saya Ditahan
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Beredar di media sosial bahwa mantan rektor Institut Maritim Prasetiya Mandiri, Willem Nikson Sitompul, disandera di dalam kampus.
Namun kabar ini langsung dibantah oleh Kapolsek Kedaton, Kompol Atang Syamsuri, Kamis (14/7/2022).
"Tidak disandera. Penasehat hukum (PH)-nya saja yang ke Polsek Kedaton meminta bantuan," paparnya.
Tidak hanya anggota Polsek Kedaton yang datang ke kampus di Labuhanratu, Kedaton, itu.
Namun juga aparat Polresta Bandarlampung dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Menurut Atang, apa yang terjadi adalah persoalan internal kampus. Sehingga, polisi tidak bisa ikut campur.
Karena itu, setelah mengetahui situasi sebenarnya dan sudah dianggap kondusif, puluhan personel polisi kembali ditarik.
"Namun bila nantinya ternyata ada indikasi terjadinya tindak pidana baru polisi bisa masuk," tegasnya.
Sementara itu, Willem menjelaskan dirinya kerap memberi masukan positif untuk kampus.
Tetapi, pada kenyataannya dirinya yang menjabat rektor sejak Juni 2021 diberhentikan. Padahal, masa kontrak kerjanya lima tahun.
Polresta Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
