Dihantui Video Kapolres Lamteng, Alasan Pembunuh Menyerahkan Diri
Pandu Satria
Lampung Tengah
RILISID, Lampung Tengah — Inilah alasan RP alias Bagong, menyerahkan diri ke Polresta Bandarlampung, Selasa (2/8/2022).
Dia merupakan satu dari sembilan tersangka pembunuh Yudi Irawan (23), warga Desa Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan (Lamsel).
Polisi telah menangkap lima tersangka lainnya yang berinisial TD (17), AJ (20), TY (22), dan IB (19) asal Rajabasa, Bandarlampung. Satu lagi GL (19), warga Natar.
Kepada polisi, Bagong mengaku ketakutan dan tak ingin berlama-lama menjadi buronan.
Terlebih setelah dirinya menonton proses penangkapan terhadap lima rekannya.
Ia semakin cemas mendengar seruan Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya di Youtube.
“Pak Kapolres itu mengatakan, 'Bagi para pelaku yang belum tertangkap agar segera menyerahkan diri. Karena cepat atau lambat pasti akan kami tangkap!',” ujar Bagong menirukan.
Sejak menonton video di Youtube itu, Bagong selalu dihantui rasa takut sehingga makan, minum, dan tidur pun gelisah.
Ia selalu terbayang dan membuang mayatnya ke saluran irigasi di Kampung Bumiaji, Anaktuha, Lampung Tengah.
Akhirnya, Bagong yang setelah pembunuhan itu bersembunyi di Cilegon, Banten memutuskan untuk menyerahkan diri.
Polres Lampung Tengah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
