Anggota DPR RI Datangi BPN Kota, PTSL Belum Tuntas Masih 600-an
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Anggota Komisi II DPR RI Endro Suswantoro Yahman mendadak datang ke kantor ATR/BPN Bandarlampung, Senin (15/5/2023).
Tujuannya, mengecek persoalan sengketa lahan dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang tak kunjung tuntas.
"Jadi kita ingin mencocokkan informasi, masalahnya ada di mana?" terangnya didampingi Kepala ATR/BPN Bandarlampung, Djujuk Trihandayani.
Menurut Endro, masih ada 600-an PTSL warga yang belum selesai dari semula 1.400.
Ia menduga adanya ketidakpuasan dari kelompok masyarakat (pokmas) soal PTSL disebabkan miskomunikasi.
Pokmas merasa PTSL belum terbit, sementara pihak BPN telah memberikan langsung pada yang bersangkutan.
"Karena sertifikat yang diberikan itu tidak boleh diwakilkan. Tapi harus langsung diberikan kepada yang bersangkutan," jelasnya.
Ia juga berjanji mengalihkan anggaran PTSL dari provinsi lain ke Bandarlampung agar persoalan ini cepat selesai.
Di tempat sama, Djujuk menjelaskan awalnya usulan PTSL dari masyarakat di 2022 berjumlah 1.400.
"Dan, secara bertahap diselesaikan hingga tersisa 500, 600-an lah," ungkapnya.
BPN
Komisi II DPR RI
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
