Wagub Jihan Tinjau Kelas Migran Vokasi, Dorong Kerjasama PTN Perkuat Pembelajaran Bahasa Jepang
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Saat ini terdapat delapan sektor yang menjadi fokus penyiapan tenaga kerja, termasuk caregiver, hospitality, dan manufaktur.
Di SMKN 4 Bandar Lampung sendiri terdapat 58 siswa yang mengikuti program vokasi migran.
Kepala Sekolah Dewi Ningsih menjelaskan penyesuaian jadwal dilakukan agar proses pembelajaran tidak mengganggu kegiatan Prakrik Kerja Lapangan (PKL) siswa kelas XII.
“Kami bersurat ke industri agar PKL berlangsung Senin sampai Kamis. Jumat–Sabtu mereka belajar penuh di sekolah untuk bahasa Jepang,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa setelah tahap penguasaan bahasa dan budaya, siswa akan masuk tahap peminatan dan uji kompetensi.
Melalui program kelas migran vokasi ini, Pemprov Lampung ingin memastikan bahwa siswa siap menghadapi peluang kerja luar negeri dengan keterampilan, sertifikasi, dan kesiapan budaya.
Selain memperbaiki sistem pengajaran, pemerintah juga memperluas jejaring dengan kementerian, lembaga penyedia pelatihan, serta perusahaan Jepang yang siap menfasilitasi proses rekrutmen.
Dengan percepatan yang terus dilakukan, Pemprov Lampung optimistis seluruh sekolah sasaran dapat mulai berjalan dalam waktu dekat, sehingga semakin banyak pelajar Lampung yang memperoleh kesempatan meraih masa depan di pasar kerja internasional.(*)
Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela
kelas migran vokasi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
