Tradisi Hitar Lawok Mengawali Pelayaran Pertama KMP Dalom 1
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Tradisi Hitar Lawok mengawali pelayaran pertama Kapal Motor Penumpang (KMP) Dalom 1.
Kapal ini merupakan hasil kerjasama BUMD Pemprov Lampung, PT Lampung Jasa Utama dengan PT Damai Lautan Nusantara.
Mengawali pelayaran pertama dilakukan dengan tradisi khas Lampung yakni Hitar Lawok.
Baca Juga:
Pada Hitar Lawok ini, Mirza mengenakan pakaian adat berwarna coklat dan topi dengan bertulisan Ratu Suttan.
Selanjutnya Gubernur juga menyiramkan air yang diambil dari tujuh sungai dan kembang sebagai simbol penyucian dan keselamatan pelayaran
Dilanjutkan dengan Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar mewakili masyarakat adat menyerahkan kendi berisi air dan kembang kepada Gubernur Mirza.
Selanjutnya menjelang memasuki Kapal, Mirza juga memecahkan kendi sebagai tanda kapal akan menyebrangi lautan.
Budayawan Lampung, Ansori Djausal mengungkapkan hitar lawok memang menjadi tradisi khas Lampung.
"Ya memang kalau kapal kan sehari-hari dibuat di darat, maka pada peluncuran itu kita di Lampung ada istilah mengantarkan seperti pengantin," katanya Jumat 14 November 2025 di Bakauheni Harbour City.
Dengan mengantarkan kapal ke laut, maka istilah ini dinamakan hitar laut.
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
kmp dalom 1
hitar lawok
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
