Sejarah PWI Lampung: 55 Tahun Menjaga Marwah Pers Indonesia

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

28 Mei 2025 10:33 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
logo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung. Foto: ist
Rilis ID
logo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Persatuan Wartawan Indonesia, atau PWI, bukan sekadar organisasi profesi. Ia lahir dari semangat perjuangan, menjadi bagian dari sejarah bangsa.

Didirikan di Surakarta, 9 Februari 1946, PWI menjadi organisasi wartawan pertama di Indonesia. Hari berdirinya kini kita kenang sebagai Hari Pers Nasional (HPN).

Jauh sebelum Lampung menjadi provinsi pada 1964, semangat membangun wadah pers sudah tumbuh. Di awal 1950-an, para pelajar dan aktivis mendirikan PPWI—Persatuan Pelajar Wartawan Indonesia—yang bermarkas di Telukbetung. Dipelopori Ismet Ismail dan Anang Hoesin, organisasi ini menjadi penggerak pers lokal.

Namun, dinamika terus berjalan. PPWI pecah. Lahir Ikatan Pelajar Wartawan Indonesia (IPWI) dan kemudian Yayasan Pers dan Djurnalistik (Yaperda). Meski bertujuan mempersatukan, Yaperda gagal mengatasi dualisme. Situasi ini mengundang perhatian Residen Lampung saat itu, Raden Muhammad.

Raden Muhammad menyerahkan sebidang tanah seluas 720 meter berikut bangunan di Durianpayung, Tanjungkarang, untuk mendirikan Balai Wartawan. Lewat pertemuan yang digagas Zainal Abidin Daud dan dipimpin Paridjo Hardjo, terbentuklah organisasi tunggal: Pewarta Lampung.

Sayang, pembangunan Balai Wartawan terhenti. Politik nasional tak stabil. Gerakan 30 September 1965 PKI atau Gestapu meletus. Di tengah ketegangan itu, para wartawan Lampung tak tinggal diam.

Wartawan turut dalam barisan yang membantu TNI menumpas Gestapu PKI. Aksi corat-coret, menduduki kantor PKI-Sobsi, semua dilakukan demi menjaga keutuhan bangsa.

Usai aksi menumpas Gestapu, sebagai bentuk penyatuan semangat, para wartawan mendaki Gunung Rajabasa. Dari perjalanan itu, lahirlah nama Pantai Wartawan. Sebuah simbol kebersamaan, meski aset itu kini sulit diklaim secara hukum.

Akhir Desember 1965, PWI Perwakilan Lampung resmi terbentuk. Sejak itu, kepengurusan mengalami beberapa kali pembenahan. Hingga muncul keinginan untuk mandiri dan lepas dari status PWI Cabang Sumatera Bagian Selatan.

Akhirnya, pada 29 Mei 1970 melalui SK bernomor 018/P.P/1970, PWI Pusat mengesahkan perubahan status PWI Perwakilan Lampung menjadi PWI Cabang Lampung. Sejak saat itu, estafet kepemimpinan berjalan dari generasi ke generasi.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

PWI Lampung

HUT PWI

Hari Pers Nasional

HPN

sejarah PWI

organisasi wartawan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya