Realisasi TKD Capai 69,84 Persen, Pemprov Lampung Pastikan Pengelolaan Sesuai Aturan
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Sementara untuk Dana Bagi Hasil (DBH) tercatat mencapai Rp 153,99 miliar dari target Rp 184,96 miliar, atau sebesar 68,81 persen. Meski belum mencapai 70 persen, pemerintah daerah dinilai masih memiliki ruang untuk optimalisasi hingga akhir tahun anggaran.
Kemudian untuk Dana Alokasi Umum (DAU) yang menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam pendapatan daerah. Dari target Rp 2,13 triliun, realisasinya telah mencapai Rp 1,77 triliun atau 76,35 persen. Angka ini menjadi capaian tertinggi di antara seluruh kategori transfer pusat.
Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK), realisasi baru mencapai Rp 592,32 miliar dari pagu Rp 1,07 triliun, atau 57,05 persen. Rendahnya penyerapan anggaran ini diperkirakan dipengaruhi oleh proses verifikasi program fisik yang memerlukan waktu lebih panjang.
Untuk pos Dana Perimbangan masih mencatat realisasi 0 persen, karena tidak ada alokasi pada tahun ini.
Pemerintah daerah disebutkan terus berupaya memaksimalkan penyerapan pendapatan, terutama dari pos yang realisasinya masih rendah. Optimalisasi koordinasi dengan kementerian terkait dan percepatan administrasi diperkirakan menjadi faktor penting untuk mengejar target hingga akhir tahun. (*)
Tkd
dana transfer ke daerah
sekprov Lampung
marindo Kurniawan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
