Fokus Tingkatkan Pengairan dan Distribusi Serapan Gabah, Pemkab Pesawaran Dorong Produktivitas Pertanian

Paggy Fajar Dian Pratama

Paggy Fajar Dian Pratama

Pesawaran

7 April 2025 21:29 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat mengikuti panen raya padi serentak di Desa Kutoarjo,  Kecamatan Gedongtataan. Foto: Diskominfo Pesawaran
Rilis ID
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat mengikuti panen raya padi serentak di Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedongtataan. Foto: Diskominfo Pesawaran

RILISID, Pesawaran — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran fokus mendorong peningkatan pengairan dan memonitoring distribusi serapan gabah untuk mendukung produktivitas hasil pertanian

Hal ini disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat mengikuti panen raya padi serentak di 14 Provinsi bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui zoom meeting dari area persawahan Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedongtataan, Senin (7/4/2025).

Menurut Bupati, efisiensi anggaran ini terjadi di berbagai lini, termasuk pertanian dan tidak mengganggu produktivitas ataupun program strategis seperti peningkatan ketersediaan air, monitoring distribusi, serta pendampingan petani.

Bupati Dendi menambahkan, untuk pendampingan petani melalui penyuluh, akan terus terus diperkuat guna menghadapi cuaca yang tidak menentu.

"Pemkab juga saat ini tengah fokus pada pengairan serta monitoring distribusi gabah untuk memastikan hasil panen dapat terserap dengan harga yang layak," imbuh Bupati.

Dendi menyebut, Pemkab Pesawaran telah melakukan pemantauan terhadap penyerapan penggilingan swasta agar sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. 

"Untuk harga gabah kering panen (GKP) yang diserap oleh Bulog berada di angka Rp6.500 per kilogram. Kita mendukung penuh penyerapan gabah oleh Bulog dan sebaliknya kita juga bantu distribusi beras Bulog, salah satunya melalui program Beras Andan Jejama yang berkualitas dan harga terjangkau," terangnya.

Selain itu, Bupati Dendi menyampaikan bahwa kebutuhan pupuk di Kabupaten Pesawaran terpenuhi melalui pupuk bersubsidi dari pupuk indonesia berdasarkan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

"Tahun ini kuota pupuk kita ditambah oleh Presiden Prabowo menjadi 9,5 juta ton. Di Kutoarjo, misalnya seluruh kebutuhan pupuk di lahan 121 hektare yang dikelola gapoktan disini sudah tercukupi," pungkas Dendi.

Diketahui, informasi luas lahan sawah di Kabupaten Pesawaran saat ini tercatat mencapai 12.926,02 hektare yang tersebar di 11 Kecamatan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pesawaran

Bupati Dendi Ramadhona

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya