Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan, Mirisnya Petani Padi di Lampura Menjerit Gagal Panen hingga Rugi Jutaan Rupiah
M. Riski Andresa
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Akibat serangan hama, puluhan petani padi di Lingkungan 7 Wonogiri 2, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), gagal panen hingga mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Matal salah seorang petani mengatakan, tahun ini ia mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah karena padi yang merupakan sumber penghasilannya mengalami gagal panen.
"Iya Mas, tahun ini rugi banyak, biasanya lahan satu hektare dapat 68 karung, sekarang hanya dapat 8 karung, karena serangan hama sama cuaca juga," keluhnya, Rabu (9/4/2025).
Hal yang sama juga dirasakan Triyono yang merasakan gagal panen padi di tahun ini, karena tanamannya diserang walang sangit sehingga padinya rusak dan tidak ada isinya.
"Pucuk batang padi jadi hitam dan tidak ada isi dan nggak bisa di giling, segala upaya sudah dilakukan, tapi tetap gagal panen," kata Triyono.
Sementara itu Herwanto Ketua Kelompok Tani Wonogiri 2 mengaku, mayoritas warga di wilayahnya berprofesi sebagai petani untuk mata pencaharian sehari hari.
"Kalau dihitung-hitung sampek lima hektare lahan padi yang gagal panen karena serangan serangga di tambah faktor cuaca saat ini " ucapnya.
Herwanto menambahkan, untuk bibit dan pupuk, para petani membutuhkan modal hingga jutaan rupiah belum lagi ditambah upah untuk menanam.
"Karena gagal panen tahun ini, sebagain petani beralih tanaman dari padi ke jagung," imbuhnya.
Selain itu, para petani mengeluhkan akses jalan yang rusak, dan menghambat para petani untuk mengeluarkan hasil panen.
Petani padi
ketahanan pangan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
