Sesalkan Kasus Penipuan Revitalisasi, Bupati Parosil Perintahkan Inspektorat Lakukan Pemeriksaan

Arya Besari

Arya Besari

Lampung Barat

19 November 2025 19:23 WIB
Daerah | Rilis ID
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus (Poto Ist)
Rilis ID
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus (Poto Ist)

RILISID, Lampung Barat — Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus, menyayangkan munculnya dugaan penipuan berkedok bantuan revitalisasi pendidikan yang menyeret 46 Kepala Sekolah (Kepsek) Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya.

Menanggapi hal tersebut, ia langsung memerintahkan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan guna mengklarifikasi dan menindaklanjuti kasus yang telah menimbulkan kegaduhan di sektor pendidikan.

Menurut Parosil, kejadian ini tidak semestinya terjadi apabila para Kepsek memahami dan mematuhi mekanisme resmi pengajuan bantuan revitalisasi pendidikan.

Ia menegaskan, seluruh proses semestinya mengikuti pedoman yang telah disampaikan pemerintah pusat dan kementerian.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Kemendikdasmen dan Komisi X DPR RI pekan lalu, alur pengajuan revitalisasi telah diatur dengan jelas. Mulai dari pengolahan data sasaran berdasarkan data cut-off 31 Oktober 2025, penentuan prioritas awal oleh pemerintah daerah pada 13-30 November 2025, hingga pemilihan calon penerima oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada 14 November hingga 1 Desember 2025. Setelah itu, pemerintah pusat melakukan pengecekan data pada 21 November sampai 20 Desember 2025,” ujar Parosil.

Ia menegaskan, tidak ada program revitalisasi dari pemerintah pusat yang berjalan di luar jalur resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disbid).

“Data sepenuhnya bersumber dari Dapodik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Jika kita lihat dari prosedur dan linimasa, jelas ada kejanggalan. Sangat disayangkan masih ada kepala sekolah yang tergiur dengan cara-cara di luar aturan,” tegasnya.

Parosil yang memiliki latar belakang sebagai pendidik menjelaskan, program revitalisasi memiliki tujuan besar: meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana prasarana, pembaruan kurikulum, hingga penguatan kompetensi guru. Infrastruktur seperti ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium menjadi fokus pembangunan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, layak, dan mendorong peningkatan mutu lulusan.

Ia mengakui, program revitalisasi memberikan dampak positif bagi daerah.

Namun ia mengingatkan seluruh ASN di Lambar agar tetap berhati-hati dan mengikuti prosedur resmi dalam mengajukan program bantuan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Bupati Lambar

Parosil Mabsus

Penipuan

Revitalisasi

Kepala Sekolah

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya