Kritik Menu MBG, Wali Murid di Lampung Barat Diduga Dapat Intimidasi hingga Didatangi ke Rumah
Arya Besari
Lampung Barat
Dalam pesan tersebut tertulis, “Ini makanan bergizi gratis, bukan makan enak gratis,” disertai permintaan agar persoalan tidak dibawa ke ruang publik.
Dalam rekaman video yang sama, muncul pula pernyataan yang mengarah pada ancaman hukum.
Pengelola dapur disebut memberikan tenggat waktu 24 jam untuk menyelesaikan persoalan, dengan alasan isu tersebut telah menyebar ke berbagai media.
Rangkaian peristiwa ini memicu dugaan adanya upaya pembungkaman terhadap kritik warga.
Padahal, kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk partisipasi publik dalam mengawasi program pemerintah yang menggunakan anggaran negara.
Menanggapi polemik yang berkembang, Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Lampung Barat, Ahmad Hikami, menegaskan bahwa kritik dari masyarakat seharusnya dipandang sebagai masukan.
“Pada prinsipnya, kritik itu boleh dan justru dibutuhkan untuk perbaikan,” ujar Ahmad Hikami saat dikonfirmasi Rilis.id melalui WhatsApp, Sabtu (17/1/2026).
Ia menambahkan, tim Satgas MBG tingkat kecamatan telah turun langsung ke lokasi untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. (*)
MakananBergiziGratis
KritikPublik
DugaanIntimidasi
LampungBarat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
