Sekkab Lampura Lekok Ngamuk Temukan Randis Mati Pajak, Bupati Hamartoni Perintahkan Langsung Dikandangkan
M. Riski Andresa
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Era pertama menjabat sebagai Bupati di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Hamartoni Ahadis mengumpulkan semua kendaraan dinas (Randis) pada apel yang digelar, Jumat (11/4/2025)
Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampura Romli dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lekok tersebut sangat mengejutkan, karena ditemukan banyak randis yang mati pajak.
Melihat banyaknya randis yang mati pajak, Bupati mencontohkan, seperti mobil ambulan yang sudah dianggarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga tidak dibayarkan pajaknya.
"Untuk randis yang dilakukan sewa operasionalm akan segera dievaluasi agar tidak terjadi pemborosan anggaran," tegas Bupati.
Wakil Bupati Lampura Romli menambahkan, randis yang mati pajak serta dilaporkan hilang STNK atas perintah Bupati agar dikandangkan sementara waktu.
"Randis akan diserahkab kembali setelah pajak dibayarkan," ujar Romli.
Lekok yang ikut mengecek randis di halaman parkir Stadion Sukung Kotabumi, merasa geram lantaran banyaknya mobil ambulan yang mati pajak.
Menurut Lekok, dari 27 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Lampura, hanya ada dua yang membayar pajak, sementara 25 lainnya tidak membayarkan pajaknya.
Lekok menegaskan, bagaimana mereka mau memberikan pelayanan terbaik, kalau pajak saja tidak dibayarkan.
"Jika tidak sanggup bayar pajak, banyak yang mau menjabat sebagai Kepala Puskesmas," kata Lekok.
Randis
mati pajak
kandangkan
Bupati Lampura
Hamartoni Ahadis
Sekkab Lampura Lekok
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
