Jumbara PMR Lampung Timur Lahirkan Relawan Kemanusiaan Masa Depan
Muklis
Lampung Timur
RILISID, Lampung Timur — Wakil Bupati (Wabup) Lampung Timur (Lamtim) Azwar Hadi, secara resmi membuka kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) ke-1 tingkat Kabupaten di Lapangan Labuhan Ratu VI, Kecamatan Labuhan Ratu, Sabtu (8/11/2025).
Jumbara PMR pertama ini mengusung tema "Relawan Masa Depan yang Aktif, Partisipatif, dan Berprestasi", dengan semangat membentuk generasi muda yang peduli, tangguh, serta berjiwa kemanusiaan tinggi.
Azwar Hadi menegaskan, kegiatan Jumbara merupakan momen penting untuk memperkuat solidaritas, kepedulian, dan semangat kemanusiaan di kalangan generasi muda Lamtim.
Melalui kegiatan tersebut, menurut Wabup tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota PMR, tetapi juga mengasah kemampuan, menumbuhkan rasa empati, serta membangun karakter kemanusiaan yang kuat.
"Kegiatan Jumbara ini sangat penting bagi kita semua, khususnya bagi anggota PMR," ujar Wabup.
Azwar Hadi yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PNI) menambahkan, PMR adalah kader muda kemanusiaan yang menjadi harapan masa depan.
"Di pundak adik-adik sekalian, nilai-nilai kepedulian, tolong-menolong, dan semangat kemanusiaan akan terus tumbuh dan berkembang. Jumbara hendaknya dimaknai bukan hanya sebagai ajang berkumpul dan berkompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran dan pengabdian bagi masyarakat," tambahnya.
Azwar Hadi berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas PMR, menumbuhkan solidaritas, serta menanamkan semangat menolong sesama tanpa memandang latar belakang.
"Jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk menjadi relawan masa depan yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa kemanusiaan," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Jumbara PMR Ke-1, Suradi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anggota PMR dalam suasana yang gembira dan partisipatif.
Lampung Timur
PMR
Jumbara
Azwar Hadi
Relawan Muda
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
