Rumah Nyaris Ambruk, Nenek 90 Tahun Hidup Seorang Diri di Tubaba
Joni Efriadi
Tulang Bawang Barat
RILISID, Tulang Bawang Barat — Minak Ibu, 90 tahun, tinggal seorang diri di Tiyuh (Desa) Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung.
Kondisi rumah nenek ini sangat mengkhawatirkan. Beralas tanah dan berdinding bambu, yang sudah sangat lapuk.
Terlihat, bagian dinding banyak yang keropos tergerus air. Akibatnya, posisi bangunan miring ke arah belakang. Jika hujan pasti bocor.
Menurut Minak, dirinya telah menempati rumah reyot tersebut selama sembilan tahun.
Sementara, kedua anaknya sejak lama ada di Palembang dan Pulau Jawa. Keduanya, juga kesulitan ekonomi.
“Yang laki-laki punya istri di Palembang, kerjanya buruh serabutan. Yang perempuan turut suami di Serang, Banten dengan hidup serba kekurangan,” kata Minak dengan mata berkaca-kaca.
Dengan alasan ini juga, dia memutuskan hidup sendirian di Panaragan selama sembilan tahun.
Dia tidak mau ikut anak-anaknya dan menambah beban hidup mereka.
“Selama ini saya bertahan hidup untuk makan dan minum dari hasil kerja serabutan, tergantung rezeki yang diberikan Allah," paparnya.
Kini wanita tua tersebut hanya dapat menumpukan harapannya kepada pemerintah. Baik pusat, daerah, kabupaten, hingga tiyuh.
Butuh bantuan
ibu Minak
sebatang kara
pemerintah tubaba
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
