Hasil UKW PWI Lampung: 31 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Ia juga memastikan bahwa PWI Lampung akan terus mengupayakan program UKW gratis agar bisa diikuti seluruh wartawan tanpa harus membayar biaya ujian.
Sementara itu, Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, mengatakan bahwa UKW merupakan bukti bahwa profesi wartawan bekerja berdasarkan etika, adab, pengetahuan, dan keahlian.
“UKW menegaskan bahwa kita bekerja atas dasar etika, pengetahuan, dan keahlian. Karena itu, kita perlu UKW untuk membuktikan profesionalisme,” ujarnya.
Ia berharap seluruh materi UKW baik jenjang Muda, Madya, maupun Utama dapat dipraktikkan di lapangan, bukan hanya dipahami di ruang ujian.
Wartawan yang sudah kompeten, lanjutnya, juga wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik, UU Pers, serta berbagai aturan terkait pemberitaan ramah anak dan pemberitaan siber.
“Patuhi juga hak koreksi dan hak jawab. Wartawan jangan alergi ketika beritanya dikritisi masyarakat,” tegasnya.
Terkait hasil UKW, Zulmansyah menyebut bahwa hampir setiap pelaksanaan UKW selalu ada peserta yang belum kompeten. Karena itu, ia mendorong agar mereka mencoba lagi di UKW selanjutnya.
“Memang dari pengalaman saya menguji, selalu ada yang belum kompeten di setiap UKW. Yang sudah kompeten saya ucapkan selamat, yang belum silakan mencoba lagi,” tutupnya.
Setelah kegiatan UKW, Pekan Pendidikan Wartawan Lampung akan ditutup dengan diskusi mengenai pajak perusahaan media yang digelar di Swiss-Belhotel Bandar Lampung pada Jumat pagi (21/11/2025). (*)
Uji kompetensi wartawan
UKW
PWI Lampung
Wirahadikusumah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
