Dugaan Mark Up, DPRD Soroti Pembelian Smartphone Mewah di Bapenda Pesawaran

Paggy Fajar Dian Pratama

Paggy Fajar Dian Pratama

Pesawaran

18 September 2025 20:48 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Ketua DPRD Pesawaran Achmad Rico Julian saat ditemui diruang kerjanya. Foto: Eggy/Rilisid Lampung
Rilis ID
Ketua DPRD Pesawaran Achmad Rico Julian saat ditemui diruang kerjanya. Foto: Eggy/Rilisid Lampung

RILISID, Pesawaran — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyoroti pembelian dua unit smartphone mewah senilai Rp50,2 juta oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pesawaran.

Pasalnya, pembelian satu unit gadget tipe Samsung Galaxy S24 dengan harga Rp19,3 juta dan satu Ipad Air M2 11 inci dengan harga Rp25,9 juta, diduga ada indikasi Mark Up.

Karena pembelian kedua barang tersebut berbeda jauh dari harga pasaran, dimana Samsung Galaxy S24 dibanderol Rp9,9 juta-Rp12 juta dan Ipad Air M2 11inci dibanderol Rp12,2 juta-Rp16,2 juta.

Baca Juga:

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Pesawaran Achmad Rico Julian menegaskan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada dinas terkait jika terbukti ada kejanggalan dalam pembelian tersebut.

"Kalau fungsinya jelas, tidak ada masalah. Tapi kalau ada Mark Up harga, ya kita lihat saja. Misalnya di toko handphone ini cuma Rp2 juta, dan tiba-tiba dengan tipe yang sama jadi harga Rp5 juta. Nah itu silahkan di cross check. Itu berarti kan salah," ujar Ketua DPRD saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/9/2025).

Rico menambahkan, pihaknya akan menindak lanjuti ke tahap yang lebih tinggi dan memverifikasi ulang dalam laporan permasalahan ini.

"Kalau alasan mereka untuk kerja itu wajar, tetapi tidak wajar itu kalau harga handphone ditempat lain Rp2 juta tetapi dibeli dengan harga Rp10 juta itu tidak masuk akal, dan patut kita proses ke tingkat yang lebih tinggi lagi untuk meng-cross check itu," kata Rico.

Menurutnya, karena dana pembelian Smartphone itu berasal dari uang rakyat, maka semua masyarakat memiliki hak untuk mempertanyakan atas pembelian smart phone tersebut.

"Sementara ini belum (Pemanggilan,red), tetapi kalau alasan mereka tidak tepat maka akan kita panggil, apalagi budget dana Rp50,2 juta itu uang masyarakat, jangan main-main dan itu bisa saya panggil," tegasnya.

Ia juga menambahkan, DPRD membuka ruang bagi publik dan media untuk ikut mengawasi.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

DPRD Pesawaran

Achmad Rico Julian

Komisi II

Saptoni

Bapenda Kabupaten Pesawaran

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya