Dugaan Mark Up, DPRD Soroti Pembelian Smartphone Mewah di Bapenda Pesawaran
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
"Silahkan kawan-kawan media cek di pasaran. Kalau memang ada indikasi markup, kasih ke saya. Nanti DPRD bisa tindaklanjuti dengan memanggil dinas terkait," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Pesawaran Saptoni, menyayangkan dugaan Mark Up yang dilakukan oleh Bapenda Pesawaran.
"Kalau harga yang diajukan tidak sesuai dengan harga di lapangan, ya salah mereka (Bapenda,red). Mengapa mereka melakukannya?," kata Saptoni.
Menurut Saptoni, anggaran sebesar Rp50,2 juta yang disiapkan bukan berarti harus dibelanjakan seluruhnya hingga sama persis.
"Kami menyiapkan Rp50,2 juta itu sesuai kebutuhan, dan jika harga yang kita siapkan ada selisih bisa menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA). Jadi, bukan seharusnya dihabiskan," ujarnya.
Saptoni menegaskan, pihaknya akan segera melakukan klarifikasi dengan memanggil Bapenda Pesawaran.
“Kami pasti akan klarifikasi, terutama saat perubahan anggaran nanti, akan kita pertanyakan itu. Hal ini untuk memastikan jika ada hal janggal yang tidak diharapkan," pungkas Saptoni. (*)
DPRD Pesawaran
Achmad Rico Julian
Komisi II
Saptoni
Bapenda Kabupaten Pesawaran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
