Diresmikan Gubernur Mirza, KMP Dalom 1 Resmi Berlayar

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

14 November 2025 12:43 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat mencoba duduk di kursi penumpang KMP Dalom 1 bersama Sekprov Lampung, Marindo Kurniawan/foto: ist
Rilis ID
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat mencoba duduk di kursi penumpang KMP Dalom 1 bersama Sekprov Lampung, Marindo Kurniawan/foto: ist

RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal secara resmi meluncurkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Dalom 1di Dermaga Eksekutif Bakauheni, Lampung Selatan, Jum'at (14/11/2025).

Gubernur Mirza menandatangani langsung prasasti, dilanjutkan dengan prosesi adat Hitar Lawok yang berlangsung di Dermaga 4 Pelabuhan Bakauheni.

Dalam prosesi ini, Gubernur memecahkan kendi di depan ramdoor kapal sebagai simbol keberkahan dan keselamatan pelayaran.

Kapal Pertama milik Pemerintah Provinsi Lampung tersebut akan dikelola oleh PT Lampung Jasa Utama (LJU), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Lampung, bekerja sama dengan PT Damai Lautan Nusantara.

Kehadiran KMP Dalom 1 diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya pada jalur penyeberangan Bakauheni–Merak yang menjadi pintu gerbang utama Pulau Sumatra.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan KMP Dalom 1.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa layanan baru ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas transportasi laut, memperkuat konektivitas, serta menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif bagi masyarakat Lampung, Sumatra, dan Jawa.

“Lampung telah menjadi pintu gerbang Sumatra selama ratusan tahun. Jalur penyeberangan ini bukan hanya menghubungkan pulau, tetapi juga menghubungkan cerita, pekerjaan, perdagangan, dan masa depan masyarakat,” ujar Gubernur Mirza.

Menurutnya, penyeberangan antara Sumatra dan Jawa telah dimulai sejak 1912 dan berkembang menjadi salah satu rute tersibuk di Indonesia sejak 1981. Jalur ini setiap hari mengangkut berbagai komoditas serta jutaan penumpang dari dua wilayah dengan populasi terbesar di Tanah Air.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung menilai bahwa kehadiran armada milik daerah sangat penting, terutama untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan transportasi laut. Saat ini terdapat sekitar 65 kapal yang beroperasi di lintas Sumatra Jawa.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Gubernur Lampung

Rahmat Mirzani Djausal

kapal dalom 1

Bakauheni

Bakauheni-Merak

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya