Carut Marut PDAM, Warga Tambak Jaya Hadapi Krisis Air dan Kepercayaan
Arya Besari
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Krisis air bersih di Desa Tambak Jaya, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memasuki babak genting.
Berbulan-bulan suplai dari PDAM Limau Kunci tak kunjung mengalir, namun tagihan tetap datang tanpa jeda.
Warga kini bukan hanya berhadapan dengan air yang mati total, tetapi juga krisis kepercayaan terhadap pengelola layanan air minum daerah itu.
“Belum ada petugas yang datang, Bang. Katanya mau di cek, tapi sampai sekarang nggak ada yang turun,” kata Ferdi, warga setempat, Jum'at (14/11/2025).
Berkali-kali mendengar janji perbaikan, ia mengaku tidak lagi percaya dengan PDAM Limau Kunci.
Kepala Bagian Teknik PDAM Limau Kunci Indra, sebelumnya menyebut telah menugaskan tim teknis dari cabang Sekincau.
Namun hingga Kamis sore, tak ada satu pun laporan resmi mengenai hasil pengecekan di Tambak Jaya.
“Kami masih menunggu laporan dari lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi Rilis.id.
Klaim itu berkebalikan dengan pernyataan warga yang memastikan tak ada petugas turun sejak keluhan pertama muncul.
Kepala Cabang PDAM Sekincau, Asrodi, berdalih pasokan air menurun drastis akibat turunnya debit dari sumber Giham.
PDAM
Limau Kunci
Krisis Air
Tambak Jaya
Lampung Barat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
