Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Jajaran Kementerian PU se-Lampung Gelar Apel Siaga
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
“Untuk persiapan, kami telah menyiagakan alat berat seperti excavator di daerah rawan longsor seperti Lampung Barat, Pesisir Barat, dan Tanggamus. Beberapa titik rawan longsor juga sudah dilakukan penanganan, termasuk di sekitar Liwa,” bebernya.
Selain kesiapsiagaan bencana, BPJN Lampung juga tengah mempersiapkan infrastruktur menghadapi arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menteri PU Minta Jajarannya Siaga 24 Jam
Melalui sambungan zoom, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan pihaknya telah menyiapkan 5.755 unit alat berat serta 382.044 unit bahan antisipasi banjir seperti bronjong dan geobag. Persiapan ini dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.
“Kita cek kesiapan alat-alat kita, termasuk peralatan penanggulangan banjir. Karena BMKG sudah memperingatkan bahwa kondisi cuaca akan sangat ekstrem, maka kita harus benar-benar siap,” ujarnya saat memimpin apel siaga bencana dari Bandung.
Dody menegaskan, kesiapan tidak hanya menyangkut peralatan, tetapi juga koordinasi lintas lembaga, seperti BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah.
Menurutnya, koordinasi merupakan hal penting agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan tanpa hambatan komunikasi.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan terhadap bencana merupakan bagian dari tugas pokok Kementerian PU, sekaligus wujud tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan respons terhadap laporan warga.
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian PU menyiapkan mekanisme kerja 24 jam sehari dan 7 hari seminggu guna memastikan peralatan serta sumber daya selalu dalam kondisi siap pakai.
Kementerian PU juga akan menyediakan call center khusus agar masyarakat dapat dengan mudah melaporkan situasi bencana dan meminta bantuan langsung. (*)
Kementerian pu
antisipasi bencana
apel siap siaga bencana
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
