Alih Fungsi Lahan, Sedimentasi Hingga Kekurangan Alsintan Jadi Kendala Sektor Pertanian Lampung

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

28 Mei 2025 16:08 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto. Foto: Ist
Rilis ID
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto. Foto: Ist

Selain itu, kondisi infrastruktur irigasi juga memprihatinkan. Jaringan irigasi yang rusak sedang mencapai 76.600 meter, rusak berat 106.851 meter, dan rusak ringan 31.980 meter.

Sedimentasi juga terjadi sepanjang 293.727 meter, yang sangat mengganggu kebutuhan air pada fase pertumbuhan padi.

“Tahun ini kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum. Seluruh jaringan irigasi rusak di Lampung akan diperbaiki oleh Kementerian PU,” ujar Bani.

Ia juga mengungkapkan tantangan lain berupa penurunan jumlah petani, di mana sebagian besar petani saat ini berusia di atas 55 tahun bahkan 60 tahun, sementara minat generasi milenial terhadap pertanian masih rendah.

“Jumlah petani terus berkurang, dan ini menjadi perhatian besar kami ke depan,” tutup Bani.(*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Pertanian Lampung

Pemprov Lampung

alih fungsi lahan

HUT PWI

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya