Wabup-Sekda Tensi Tinggi, Ketua DPRD Mesuji Akhirnya Jadi Orang Pertama Divaksin

Segan Simanjuntak

Segan Simanjuntak

Mesuji

28 Januari 2021 17:30 WIB
Daerah | Rilis ID
Ketua DPRD Mesuji Elfianah menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19, Kamis (28/1/2021). FOTO: IST
Rilis ID
Ketua DPRD Mesuji Elfianah menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19, Kamis (28/1/2021). FOTO: IST

RILISID, Mesuji — Program vaksinasi Covid-19 di Mesuji digelar di RSUD Ragab Begawe Caram, Kamis (28/1/2021). Kick off penyuntikan vaksin Sinovac diikuti sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Penyuntikan vaksin disaksikan langsung oleh Bupati Mesuji Saply TH. Saply sendiri tidak bisa divaksin lantaran usianya sudah melewati 60 tahun.

Sebagai pengganti Saply adalah sang wakil, Haryati Chandralela. Namun, politikus Golkar itu juga tidak bisa disuntik vaksin karena tensinya tinggi.

Kondisi serupa terjadi pada Sekkab Mesuji Syamsudin. Alhasil, keduanya pun gagal menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 di daerah tersebut.

Pilihan berikutnya adalah Ketua DPRD Mesuji Elfianah. Istri mantan Bupati Mesuji Khamami itu akhirnya terpilih menjadi orang pertama yang disuntik vaksin corona.

"Enggak ada rasa, tidak ada efek, hanya pegel sebentar usai disuntik. Pegalnya sebentar saja," ucap Elfianah usai divaksin.

Politikus Partai NasDem itu kemudian mengajak masyarakat untuk tidak takut disuntik vaksin.

"Karena MUI sudah mengeluarkan fatwa, untuk keamanan juga sudah terjamin oleh Badan POM," katanya.

Imbauan senada juga ditujukan kepada ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang akan melakukan vaksinasi pada 2 Februari 2021 mendatang.

"Tanggal 2 Februari tenaga kesehatan. Di Mesuji jumlahnya ada 1.058 nakes, baik ASN maupun honorer. Intinya, saya mengajak para tenaga kesehatan tidak takut divaksin," tandas Elfianah. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya