Ups, Ada Transaksi Mencurigakan di Rekening Penerima PKH Tubaba yang Dibekukan
Surmadi
Tulangbawang Barat
RILISID, Tulangbawang Barat — Sembilan orang warga Kelurahan Dayamurni, Tumijajar, Tulangbawang Barat (Tubaba) mendatangi Bank Mandiri KCP Daya Asri pada Senin-Selasa (19-20/4/2021).
Mereka meminta pihak bank mencetak rekening koran. Tujuannya, untuk mengetahui apakah ada dana masuk dari Program Keluarga Harapan (PKH) atau tidak.
Sebab, tadinya mereka adalah penerima PKH pada 2018. Namun setahun kemudian, petugas mencoret nama mereka.
Buku tabungan dan ATM bank Mandiri yang selama ini dipergunakan khusus menerima bantuan PKH pun diminta.
Dari rekening koran periode 1 September 2020 sampai 20 April 2021, diduga terjadi transaksi mencurigakan di rekening milik Suranti warga RT 01 RW 02 Lingkungan 02 Tumijajar.
Tercatat, pada 14 November 2020 ada penarikan uang sebesar Rp135 ribu dari saldo semula Rp150 ribu. Padahal, saat itu buku tabungan dan ATM tak lagi berada di tangan Suranti.
Atas kejadian ini, Udin, suami dari Rodiyah yang juga dibekukan kepesertaannya dari PKH merasa curiga.
“Saya juga mendengar kabar dari kawan, ada pencabutan PKH seperti ini ternyata sebenarnya masih aktif," kata Udin.
Dia kemudian meminta bantuan kepada wartawan rilisidlampung untuk membantunya mengungkap masalah ini.
“Apakah benar-benar dari pusat sudah dicabut atau akal-akalan saja. Sebab, kami tak pernah menerima surat pembekuan,” keluhnya, Sabtu (17/4/2021).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
