Ternyata, Pjs. Gubernur Punya Ganjalan di Akhir Jabatan
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Detik-detik menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Gubernur Lampung, ada hal menganjal yang dirasakan Didik Suprayitno.
Apa? Bukan soal pemerintahan apalagi politik. Tapi justru fasilitas jalan yang kurang memadai untuk mencapai Pantai di kawasan Lempasing Kecamatan Telukpandan, Pesawaran.
Ia melihat sendiri, wisata pantai itu menjadi idola pengunjung saat Lebaran maupun hari libur lainnya.
Namun sayang, butuh waktu berjam-jam karena kerap macet. Padahal, jaraknya hanya sekitar 20,9 kilometer (km) dari Kota Bandarlampung dengan waktu tempuh normal 44 menit.
Didik karenanya berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung tahun depan bisa memprogramkan pelebaran jalan di wilayah tersebut.
”Walaupun saya tahu anggaran Pemprov Lampung terbatas," pesan dia melalui rilislampung.id, Rabu (20/6/2018).
Didik berjanji membantu membicarakan masalah ini ke pemerintah pusat agar pelebaran jalan itu diutamakan. Karena bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memajukan wisata Lampung dalam rangka menunjang pendapatan daerah.
Menurutnya, masyarakat dari Pulau Jawa maupun provinsi di Sumatera sangat senang berkunjung ke Lampung untuk melihat keindahan ekosistem laut yang luar biasa.
”Dari Bakauheni jalan tol sudah ada. Tinggal transportasi penunjang. Insyaallah Provinsi Lampung akan ramai dikunjungi masyarakat luar untuk berwisata," ungkap dia.
Dari Baturaja, Sumatera Selatan ke Bandarlampung juga ada tiket kereta yang terjangkau, hanya Rp75 ribu per orang.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
