Terkepung Asap di Kumbung Jamur, Satu Tewas, Empat Dirawat
lampung@rilis.id
Mesuji
RILISID, Mesuji — Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya menjalani perawatan medis akibat diduga kekurangan oksigen.
Mereka berada di kumbung, tempat pembibitan jamur merang, di Desa Sukaagung Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji, pukul 20.00 WIB, Rabu (17/2/2021).
Korban meninggal dunia adalah pemilik usaha jamur, yakni M Saipudin (29), warga Sukaagung RW 1/ RT 3.
Sementara empat lainnya yang dirawat adalah istri almarhum, Sayidatul Keputihan (25). Ia dibawa ke RS Puri Husada karena sempat tak sadarkan diri.
Lalu, mertua almarhum, Rahmat Ilahi (62), yang saat pingsan dan kondisinya perlahan membaik.
Kemudian, tetangga almarhum, Topik (23) warga Suka Mandiri RW 5 /RT 10. Kondisinya sama dengan Rahmat.
Selanjutnya, tetangga almarhum, Supri (28), warga Suka Mandiri RW5/ RT 11. Kondisinya terakhir juga sudah siuman.
Musibah ini diduga karena kesalahan proses pengasapan jamur. Seharusnya, jendela atas kumbung atau tempat di mana jamur berada di buka.
Tetapi, saat kejadian hanya pintu yang dibuka. Itu pun tak lama. Pintu kemudian ditutup lagi oleh Saipudin sehingga asap hanya berputar-putar di dalam kumbung.
Menurut Kepala Desa Sukaagung, Suyatno, Saipudin pamit ke kumbung di belakang rumahnya, sekitar pukul 18.00 Wib, Rabu.
Namun karena hingga pukul 19.15 WIB Saipudin tak juga pulang, Sayidatul ke luar mencari. Yang didatangi kali pertama adalah rumah Topik.
Lantaran sang suami tak ada, perempuan ini pulang lagi. Ia sempat bercerita Saipudin pamit ke kumbung dan meminta bantuan Topik untuk mencari.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
