Setelah Lebaran Kemkominfo Lebih Sibuk, Apa Saja Kegiatannya?
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Setelah Lebaran, Kementerian Komunikasi dan Informatika mungkin menjadi salah sau kementerian yang akan lebih sibuk. Karena itu saat halalbihalal di Kantor Kemkominfo, Menteri Rudiantara mengajak jajarannya untuk bekerja lebih efisien.
“Kenapa kita harus kerja lebih efisien? Karena sebentar lagi banyak event nasional yang harus disiapkan. Ya, 50 hari lagi akan diketahui siapa yang akan mendaftar jadi calon presiden pada Pilpres April 2019, 58 hari lagi kita akan menjadi tuan rumah Asian Games, dimana Kominfo terlibat banyak. Setelah itu akan diselenggarakan juga Asian Paragames,” kata Rudiantara, Kamis (21/6/2018).
Seperti dikutip dari laman Kemkominfo, Rudiantara juga memastikan selama libur Lebaran pelayanan publik tetap berjalan. Meskipun demikian, ia mengharapkan kualitas pelayanan lebih ditingkatkan.
“Meski kita libur secara resmi namun pelayanan masih tetap jalan, kita harus melayani lebih baik lagi. Kita juga berkoordinasi dengan Ketua Bawaslu terkait puluhan akun resmi media sosial peserta Pilkada yang melakukan pelanggaran. Pelayanan Kominfo harus tetap ada, karena Kominfo menjadi garda terdepan terutama dalam address isu di dunia maya,” ujarnya.
Berkaitan dengan arus mudik Lebaran yang berjalan lancar, Menteri Rudiantara menyampaikan semua itu merupakan bagian dari hasil kerja Pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur dan layanan mudik agar berjalan lancar.
Menutup sambutannya, Rudiantara mengucapkan selamat Idulfitri dan mohon maaf lahir batin kepada seluruh civitas Kemkominfo. “Selamat Idulfitri, mudah-mudahan kita kembali dipertemukan kembali dengan Ramadan yang akan datang. Selamat bekerja kembali buat semua pegawai,” katanya.
Halalbihalal kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena Menteri Kominfo dan jajaran Pejabat Eselon I mendatangi seluruh staf yang berbaris di lapangan. "Kita semua di sini yang keliling, gantian, kita yang jalan ke staf," ungkapnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
