Sekira 60 Persen Pemudik Belum Seberangi Bakauheni

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

20 Juni 2018 16:10 WIB
Nasional | Rilis ID
Pemudik antre menuju Pelabuhan Bakauheni. FOTO: kemenhub
Rilis ID
Pemudik antre menuju Pelabuhan Bakauheni. FOTO: kemenhub

RILISID, Jakarta — Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono dalam peninjauan langsung ke Pelabuhan Bakauheni menndapat informasi, sebanyak 386.676 penumpang sudah kembali dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak. Jumlah ini adalah 40 persen dari jumlah total penumpang yang mudik melalui lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni.

"Total penumpang yang mudik melalui lintasan Merak-Bakauheni adalah 970.327 penumpang. Artinya masih ada 583.651 penumpang yang belum kembali. Data ini didapat dari PT ASDP Indonesia Ferry tanggal 20 Juni 2018 pukul 08.00 WIB," kata Djoko di Pelabuhan akauheni seperti ditulis laman Kemenhub, Rabu (20/6/2018).

Menurut Djoko, data tanggal 19 Juni 2018 pagi, jumlah pemudik yang kembali sebesar 28 persen. Artinya pada hari ini (20/6) ada penambahan sebesar 12 persen sehingga total penumpang yang sudah kembali adalah 40 persen. Dengan angka itu Djoko mengakui peningkatan jumlah penumpang yang kembali relatif stabil.

“Dari laporan sampai jam 8 pagi kemarin (19/6), sudah 28 persen yang sudah kembali ke Merak. Hari ini (20/6) bertambah 12 persen menjadi total penumpang yang kembali sudah 40 persen. Artinya ada peningkatan tetapi tidak ekstrem atau melonjak drastis. Relatif datar dalam artian pertambahannya itu stabil,” ujar Djoko.

Dari hasil pantauan semalam, Djoko menambahkan bahwa mulai terlihat banyak bus-bus yang masuk sedangkan kendaraan pribadi sudah mulai berkurang. Bus-bus tersebut masuk anntara jam 1 sampai 2 pagi. Menurut Djoko bus-bus itu adalah bus yang berasal dari provinsi lain di Pulau Sumatera, sehingga di Jakarta bisa sampai di pagi hari.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya