Hasil Survei, Toleransi di Indonesia Lebih Tinggi Dibandingkan Malaysia

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

16 September 2018 01:01 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: Istimewa
Rilis ID
FOTO: Istimewa

RILISID, Jakarta — Lembaga survei Pusat Merdeka dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) membandingkan tingkat toleransi antara Indonesia dan Malaysia. 

Hasilnya, tingkat toleransi umat beragama di Indonesia lebih tinggi daripada negara tetangga tersebut.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (15/9/2018), hasil survei menunjukkan 46,2 persen umat muslim di Indonesia memiliki pandangan positif terhadap umat nonmuslim.

Sementara pandangan umat muslim di Malaysia yang berpandangan positif terhadap nonmuslim mencapai 45,3 persen dan umat muslim di Thailand berpandangan positif terhadap nonmuslim mencapai 65 persen.

Peneliti senior LSI, Rizka Halida, mengatakan, interaksi antarwarga yang intensif meningkatkan tingkat pemahaman antarumat beragama.

Survei yang mengukur toleransi regional itu membuktikan umat Islam di Indonesia menunjukkan sikap yang lebih toleran terhadap warga sesama muslim maupun nonmuslim daripada masyarakat di Malaysia.

Dari 10 responden, tujuh di antaranya memiliki pandangan dan perasaan positif antarumat muslim di Indonesia sehingga angka itu menunjukkan persentase tertinggi daripada negara yang disurvei.

Namun, pandangan positif tersebut tidak mencerminkan cara masyarakat bersosialisasi karena umat muslim maupun nonmuslim di Indonesia lebih memilih orang yang berkeyakinan sama untuk menjadi teman terdekat.

Peneliti senior Institut Studi Malaysia dan Internasional (IKMAS), Faisal S. Haziz, menuturkan bahwa intoleransi yang meningkat akibat tren global.

"Namun, saya optimistis dapat mengatasi masalah ini selama terus mempromosikan rasa hormat dan toleransi," paparnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya